<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="16598">
 <titleInfo>
  <title>PULANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Chudori, Leila S</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Kepustakaan Populer Gramedia</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiv, 460 hal., ilus.; 20 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ketika revolusi mahasiswa berkecamuk di Paris, Dimas Suryo seorang eksil politik Indonesia bertemu Vivienne Deveraux, seorang mahasiswa Prancis yang ikut demonstrasi melawan pemerintah Prancis. Pada saat yang sama, Dimas menerima kabar dari Jakarta: Hananto Prawiro, sahabatnya, ditangkap tentara dan dinyatakan tewas. Dimas merasa cemas dan gamang. Bersama puluhan wartawan dan seniman lain, dia tak bisa kembali ke Jakarta karena paspornya dicabut oleh pemerintah Indonesia. Sejak itu mereka mengelana tanpa status yang jelas dari Santiago ke Havana, ke Peking dan akhirnya mendarat di tanah Eropa untuk mendapatkan suaka dan menetap di sana.&#13;
&#13;
Di tengah kesibukan mengelola Restoran Tanah Air di Paris bersama tiga kawannya: Nug, Tjai, dan Risjaf—mereka berempat disebut Empat Pilar Tanah Air—Dimas, terus-menerus dikejar rasa bersalah karena kawan-kawannya di Indonesia satu persatu tumbang, dikejar, ditembak, atau menghilang begitu saja dalam perburuan Peristiwa 30 September. Apalagi dia tak bisa melupakan Surti Anandari—isteri Hananto—yang bersama ketiga anaknya berbulan-bulan diinterogasi tentara.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>leila s. chudori</topic>
 </subject>
 <classification>813</classification>
 <identifier type="isbn">9786024242756</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN SMA REGINA PACIS SURAKARTA HUMANIS DAN BERWAWASAN GLOBAL - NPP : 3372011e2000003 /JAM BUKA Senin - Jumat : Open : 06.45 WIB /Close : 14.45 WIB / SABTU (Minggu ke 2)  Open : 07.00 WIB /Close : 12.00 WIB</physicalLocation>
  <shelfLocator>813 CHU p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">25SR03329</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library (800)</sublocation>
    <shelfLocator>813 CHU p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>6150035668135428386.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>16598</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-04 11:44:23</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-12 09:23:18</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>